
(freepik.com)
MAKASSAR – Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk mengakhiri program Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11% dan meningkatkan tarif PPN menjadi 12% mulai tahun depan. Keputusan ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Kenaikan ini diharapkan mulai berlaku pada 1 Januari 2025.
Dampak Negatif Kenaikan PPN
1. Meningkatnya Biaya Produksi
Dengan kenaikan PPN, biaya produksi barang dan jasa akan meningkat. Hal ini dapat mempengaruhi harga akhir yang harus dibayar oleh konsumen. Kenaikan harga ini dapat mengurangi daya beli masyarakat, terutama di kalangan menengah ke bawah (PAJAK.COM) (Bisnis.com).
2. Menurunnya Daya Beli Masyarakat
Kenaikan PPN juga berpotensi menurunkan daya beli masyarakat. Masyarakat mungkin akan cenderung mengurangi konsumsi dan mencari alternatif barang yang lebih murah, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi pendapatan para pengusaha dan memperlambat pemulihan ekonomi pasca-pandemi (PAJAK.COM).
3. Tantangan Bagi Pengusaha
Pengusaha di sektor properti dan sektor lainnya mungkin akan menghadapi tantangan dalam menyesuaikan harga jual produk mereka. Mereka harus mempertimbangkan apakah perlu menurunkan margin keuntungan untuk menjaga daya saing di pasar yang lebih mahal (Bisnis.com).
Dampak Positif Kenaikan PPN
1. Peningkatan Pendapatan Negara
Kenaikan PPN diharapkan dapat meningkatkan pendapatan negara yang dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan berbagai program pemerintah lainnya. Ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi perekonomian negara (Bisnis.com).
2. Mendorong Kepatuhan Pajak
Dengan aturan baru ini, diharapkan terjadi peningkatan kepatuhan wajib pajak, yang pada akhirnya dapat menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil dan efektif dalam jangka panjang.
Alasan Berinvestasi di Apartemen
Berinvestasi dalam properti, terutama apartemen, masih merupakan pilihan yang cerdas di tengah kenaikan tarif PPN. Apartemen menawarkan berbagai keuntungan, seperti:
- Lokasi Strategis: Apartemen Tamansari Skylounge terletak di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, yang dekat dengan pintu tol, rumah sakit, kampus, dan sekolah negeri.
- Fasilitas Lengkap: Apartemen ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum yang memudahkan kehidupan sehari-hari penghuninya.
- Ruang Terbuka Hijau: Memiliki ruang terbuka hijau terluas di kota, memberikan suasana yang nyaman dan sejuk.
- Pemandangan Eksotis: Menawarkan pemandangan perpaduan antara deretan pegunungan dan kota modern, yang memberikan kenyamanan visual bagi penghuni.
Kesimpulan
Meskipun kenaikan PPN dari 11% menjadi 12% di tahun depan membawa dampak negatif dan positif, investasi dalam properti seperti apartemen tetap menjadi pilihan yang menarik. Apartemen Tamansari dengan lokasinya yang strategis dan fasilitas yang lengkap bisa menjadi pilihan investasi yang cerdas di tengah dinamika perpajakan ini.
Investasikan di Apartemen Tamansari Skylounge Makassar Sekarang!
Dengan semua keunggulan yang ditawarkan, Apartemen Tamansari Skylounge merupakan pilihan investasi yang menjanjikan. Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki properti di lokasi strategis dengan berbagai kemudahan dan kenyamanan.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami sekarang juga dan dapatkan penawaran spesial untuk Anda!
Baca Juga :Kebijakan Free PPN 11%

