Kios BBM eceran dengan tulisan bensin habis akibat kelangkaan BBM di Makassar

Krisis BBM dan Pemadaman Listrik Makassar: Alasan Tamansari Skylounge Jadi Hunian Paling Aman

Bagiakan Konten ini Via
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Menghadapi Krisis BBM, LPG, dan Listrik di Makassar: Respon Pemerintah, Solusi Pasokan, dan Solusi Hunian Tangguh Energi

(MAKASSAR) – Kota Makassar dan sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan baru-baru ini diuji oleh krisis kebutuhan dasar yang datang secara bersamaan. Antrean kendaraan di SPBU akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), sulitnya mendapatkan pasokan tabung LPG 3 kilogram, serta jadwal pemadaman listrik bergilir oleh PLN sempat melumpuhkan sebagian aktivitas harian warga dan pelaku usaha mikro.

Berdasarkan laporan media lokal, gelombang antrean BBM sempat mengular hingga kilometeran di sepanjang ruas jalan utama seperti Jalan Perintis Kemerdekaan. Di saat bersamaan, pemadaman listrik terpaksa dilakukan secara bergilir di wilayah ULP Daya, ULP Panakkukang, ULP Karebosi, hingga ULP Mattoanging akibat kendala pasokan daya pada sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).

Kemacetan lalu lintas dan antrean kendaraan di jalanan Kota Makassar

Jeritan Warga & Keluhan Pelaku Usaha

Kelangkaan pasokan kebutuhan pokok dan energi ini langsung berdampak pada urusan dapur hingga kelangsungan usaha kecil.
Dilla (34), seorang pemilik warung makan di Makassar, menyuarakan kesulitannya akibat kelangkaan gas memasak:

Susah sekali dapat gas. Astaga, sampai tidak berjualan saya sekarang karena langka… Kalau mahal tapi ada barangnya, masih mending. Tapi kalau tidak ada sama sekali, susah kehidupan. Bagaimana kita mau memasak kalau gasnya tidak ada,” keluh Dilla.

Senada dengan hal tersebut, Indah, seorang warga permukiman Makassar, menceritakan ketatnya persaingan warga mendapatkan stok gas di pangkalan resmi:

Sudah tidak ada di toko kelontong dekat rumah. Kalau di pangkalan, baru masuk lagi… Itu pun cepat sekali habis diserbu warga,” ujar Indah.

Solusi & Tindakan Cepat Pemerintah Bersama Pertamina & PLN

melansir berita dari tribunnews, di tengah kondisi krisis tersebut, pemerintah daerah bersama BUMN terkait langsung bergerak cepat mengambil tindakan tegas untuk memulihkan stabilitas energi di Sulawesi Selatan:

  1. Pasokan Tambahan LPG 3 Kg Hingga 200%:
    Pemerintah dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi langsung mengucurkan extra dropping pasokan LPG 3 kg secara bertahap. Melansir keterangan Ketua Hiswana Migas DPC I Makassar, Chairul Aqmal, penyaluran pasokan LPG 3 kg ditambah hingga 50% hingga 200% dari rata-rataPenyaluran harian untuk wilayah Makassar, Maros, Gowa, Pangkep, hingga Bone.

    “Dengan tambahan suplai ini, kami berharap kebutuhan masyarakat bisa tetap terpenuhi dan distribusi di lapangan semakin lancar,” tegas Chairul Aqmal.

  2. Penambahan Daya & Pemulihan Pembangkit PLN:
    Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan, mengonfirmasi bahwa penanganan percepatan terus dilakukan. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto berkapasitas 125 megawatt (MW) telah berhasil dioperasikan kembali untuk menyuplai pasokan ke sistem Sulbagsel guna mengakhiri pemadaman bergilir secara bertahap.

Dampak & Solusi Jangka Panjang: Pentingnya Memilih Hunian Tangguh Energi

Antrean panjang pengendara sepeda motor mengisi BBM di SPBU Pertamina Makassar

Krisis energi kota ini membawa dampak kesadaran baru (awareness) bagi para pencari rumah maupun investor properti di Makassar. Memiliki tempat tinggal bukan lagi sekadar bicara soal visual bangunan, melainkan ketahanan fasilitas penunjang (energy resiliency) di situasi darurat.

Di sinilah Tamansari Skylounge Makassar yang dikembangkan oleh PT WIKA Realty membuktikan dampaknya sebagai solusi hunian vertikal yang tangguh, aman, dan bebas dari dampak krisis kota:

  • Jaminan Bebas Pemadaman Listrik (Full Backup Generator System):Ketika pemadaman listrik kota terjadi, sistem backup generator otomatis di Tamansari Skylounge Makassar memastikan aliran listrik di unit apartemen dan area publik tetap menyala 24 jam. Aktivitas work from home, pendingin ruangan (AC), dan internet tetap berjalan tanpa kendala.
  • Fasilitas Komersial :Penghuni tidak perlu pusing memikirkan antrean gas rumah tangga atau kesulitan memasak. Area commercial & kuliner internal seperti Garden Cafe siap menyajikan hidangan harian dan tempat bersantai bagi penghuni.
  • Efisiensi BBM & Bebas Kemacetan Ekstrem:Berada di lokasi strategis Jalan Poros Bandara Baru (hanya 5 menit dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin), penghuni tidak perlu membuang BBM dan waktu berjam-jam terjebak antrean jalanan kota saat mengejar jadwal penerbangan atau pertemuan bisnis.

Krisis energi dan kebutuhan dasar di Kota Makassar membuktikan bahwa faktor keamanan, fasilitas penunjang internal, serta efisiensi lokasi adalah investasi utama dalam memilih tempat tinggal. Tamansari Skylounge Makassar tidak hanya menawarkan hunian berkelas di gerbang udara Indonesia Timur, tetapi juga solusi hidup aman, nyaman, dan tangguh di tengah situasi krisis.

Ingin Hunian Bebas Khawatir Pemadaman Listrik & Bebas Kemacetan?

Nikmati kenyamanan hidup modern dengan fasilitas lengkap dan lokasi paling strategis di Poros Bandara Makassar.
Baca Juga :Tamansari SkyloungeMakassar: catatan dari jendela

Bagiakan Konten ini Via
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
News Terkait
Unit Kami
Promo

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami